Hijab identik dengan wanita muslim di dunia karena digunakan
oleh wanita muslim untuk menutup auratnya. Hijab yang digunakan biasanya
bervariasi, bergantung tempat dikenakan hijab tersebut. Seperti kita ketahui
pada era modern ini, sudah banyak wanita muslim yang sudah mengenakkan hijab.
Hal tersebut menyebabkan banyaknya model hijab yang bervariasi yang dikenakan
wanita muslim pada jaman sekarang. Hijab itu sendiri memiliki arti yang kami
kutip dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Dari peluang
tersebut tentunya berjamur penjual yang menjajakan dagangan dengan menjual
hijab yang beraneka ragam karena sangat menggiurkan jika ditekuni. Seperti
halnya Maruni Collection memanfaatkan peluang tersebut, apabila berminat
silahkan kunjungi store kami di Maruni Colection.
Seorang wanita mengenakan
Hijab
Hijab (bahasa Arab: حجاب, ħijāb)
adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti "penghalang". Pada
beberapa negara berbahasa Arab serta negara-negara Barat, kata hijab lebih
sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim (lihat jilbab). Namun dalam keilmuan Islam,
hijab lebih tepat merujuk kepada tatacara berpakaian yang pantas sesuai dengan
tuntunan agama.
Dalam literatur hukum Islam
Al-Qur'an
Dalam Al Qur'an pada
dua surat Al-Ahzab
:59 dan An-Nur
:31 disebutkan
kewajiban wanita muslim menggunakan hijab:
|
“
|
Hai Nabi, katakanlah kepada
isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka".
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka
tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Ahzab :59)
|
”
|
Kemudian dalam surat An-Nur ayat
31:
|
“
|
...dan hendaklah mereka menutupkan
kain kudung kedadanya... (An Nuur :31)
|
”
|
Kriteria hijab yang benar[sunting | sunting
sumber]
Menurut Muhammad
Nashiruddin Al Albany kriteria
jilbab yang benar hendaklah menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua
telapak, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, bahan tidak tembus
pandang, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum,
tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk
mencari popularitas diri.[1]
